Senin, 29 Agustus 2016

Mengenal Jenis Keramik Paling Sesuai Dengan Kebutuhan Ruangan Bangunan Rumah, Kualitas, Merek, dan Corak Motif

Keramik idealnya adalah salah satu hal yang mampu memberikan kesan "elegan" pada sebuah rumah. Tak hanya menampilkan elegan, rumah yang dipasangi keramik biasanya akan terlihat lebih bersih jika dibandingkan dengan tidak dikramik atau hanya diplur/aci.
Dulu, pemasangan keramik hanya bisa dilakukan oleh khalayak atas, karena memang harganya yang cukup "mahal" bagi kalangan menengah kebawah saat itu. Tapi kini, semakin banyaknya pemain atau produsen yang menyajikan berbagai kualitas, corak, dan motif tentunya semakin memperketat persaingan yang ujung-ujungnya adalah merongsoknya harga keramik dipasaran demi menggaet banyak-banyakan pelanggan.

Beberapa Produsen Keramik yang Cukup Besar Diranah Indonesia diantaranya :



Saat ini, keramik tak hanya digunakan sebgai bahan bangunan/ lantai saja loh! Melainkan juga banyak digunakan untuk pembuatan souvenir dan cinderamata. dan masalah harga juga dibilang gak mahal kok. Karena memang sudah banyak pengrajin yang mulai menggelutinya ditambah pasokan bahan baku yang semakin mudah diperoleh danjuga teknologi pembuatannya bisa dibilang gak rumit.


Jenis keramik dapat dilihat melalui beberapa sudut pandang salah satunya ada jenis keramik menurut kegunaannya, jenis keramik menurut motifnya, jenis keramik menurut bahan pembuatnya dan lain sebagainya. Pada saat ini tanah liat tidak menjadi satu – satunya bahan dasar dalam pembuatan keramik. Bahan baku keramik sekarang ini dapat berupa kaolin, air, ball clay, felspard maupun kwarsa.

Cara Pembuatan Keramik


Dilapangan, pada umumnya cara produksi dibagi 2, yaitu :
  1. Bicottura : 
    Pada proses ini pembakaran keramik dilakukan 2 kali yaitu pembakaran pada bagian badan keramik dan selanjutnya adalah pembakaran setelah ada lapisan glazur. Proses ini membutuhkan biaya yang lebih mahal tetapi menghasilkan body yang lebih lembek. Cara ini biasanya dipakai pada saat pembuatan keramik untuk dinding.

  2. Monocottura : 
    Pada proses ini pembakaran hanya dilakukan sekali sehinnga biaya produksi yang dibutuhkanpun lebih kecil, lebih cepat dengan kualitas keramik lebih tahan lama dan kuat. Cara ini biasanya dipakai pada saat pembuatan keramik lantai.

  

Jenis Keramik Berdasarkan Perbedaan Permukaannya


Pada umumnya kita hanya mengenal dan menjumpai 2 macam keramik yang banyak beredar di toko  bangunan, yaitu :

  1.  Keramik glazed (mempunyai lapisan glezur)
    Contoh produk dari jenis ini adalah: Asia Tile, Ikad, Kia, Mulia, Platinum, Roman dan lain sebagainya. Dimasyarakat kita, jenis keramik ini banyak di pasang di dinding maupun lantai rumah. Lapisan glazur menjadi satu dengan bagian badan keramik karena pada saat pembuatannya di proses menggunakan suhu yang sangat tinggi. Ciri dari keramik ini adalah tidak berpori dan bersifat padat,cara membersihkannya relatif gampang, tahan akan api maupun air.
  2. Keramik unglazed (tidak mempunyai lapisan glazur)
    Contoh dari produk ini adalah : Impero, Niro, Granito, Ezzenza dan lain sebagainya. Dibandingkan dengan keramik glazed, keramik jenis ini mempunyai kekuatan lebih baik, bercirikan keras dan pada umumnya lebih tebal. Karena mempunyai desain yang beragam, keramik unglazed menunjukkan trend yang menanjak dipasaran. Permukaan dari keramik ini berkilau dan tidak ada perbedaan antara lapisan muka dan belakang karena pada saat awal pembuatan motif dan bahan bahan dicampur langsung sehingga kalau diamati lebih lanjut tidak terlilat adanya lapisan dikarenakan pada saat pembuatan.
Keramik dengan lapisan glazur maupun tidak dibagi menjadi beberapa jenis dilihat dari penampakan permukaan yang ada : . 
  • Permukaan Keramik Bertekstur kasar.
    Walaupun terkena air, keramik jenis ini tidak licin. Keramik jenis ini cocok dipasang di lantai kamar mandi, carport atau ruang terbuka yang sering terkena panas dan hujan. 

  • Permukaan Keramik Cutting edge.
     Keramik ini dihasilkan dari proses pemotongan setelah proses pembakaran sehingga menghasilkan keramik dengan presisi yang tinggi. Biaya pembuatan untuk jenis keramik ini ralatif lebih tinggi.

  • Permukaan Keramik yang Mengkilat dan licin.
    Keramik jenis ini tidak tahan goresan dan cocok untuk dinding dan lantai ruangan. 

  • Permukaan Keramik Doff / Matte.
    Tahan terhadap goresan, tidak mengkilapdan tidak licin dan sesuai untuk dipasang dirumah dengan desain minimalis.
Disamping menurut kegunaannya, penggolongan keramik jBerdasarkan Jenis Badan Keramik, di bedakan menjadi :
  1. Gerabah (Earthenware)Jenis keramik ini dibuat dari semua jenis bahan tanah liat yang plastis dan mudah dibentuk dan dibakar pada suhu maksimum 1000°C. Struktur dan tekstur jenis keramik ini sangat rapuh, kasar dan masih berpori. Agar supaya kedap air, gerabah kasar harus dilapisi glasir, semen atau bahan pelapis lainnya. Gerabah termasuk jenis keramik berkualitas rendah apabila dibandingkan dengan keramik batu (stoneware) atau porselin. Bata, genteng, paso, pot, anglo, kendi, gentong dan sebagainya termasuk jenis keramik gerabah. Genteng telah banyak dibuat berglasir dengan warna yang menarik sehingga menambah kekuatannya.
  2. Keramik Batu (Stoneware)Jenis keramik ini dibuat dari bahan lempung plastis yang dicampur dengan bahan tahan api sehingga dapat dibakar pada suhu tinggi (1200°-1300°C). Jenis keramik ini mempunyai struktur dan tekstur halus dan kokoh, kuat dan berat seperti batu. Keramik Jenis Stoneware ini termasuk keramik kualitas golongan menengah.
  3. Porselin (Porcelain)
    adalah jenis keramik bakaran suhu tinggi yang dibuat dari bahan lempung murni yang tahan api, seperti kaolin, alumina dan silika. Oleh karena badan porselin jenis ini berwarna putih bahkan bisa tembus cahaya, maka sering disebut keramik putih. Pada umumnya, porselin dipijar sampai suhu 1350°C atau 1400°C, bahkan ada yang lebih tinggi lagi hingga mencapai 1500°C. Porselin yang tampaknya tipis dan rapuh sebenarnya mempunyai kekuatan karena struktur dan teksturnya rapat serta keras seperti gelas. Oleh karena keramik ini dibakar pada suhu tinggi maka dalam bodi porselin terjadi penggelasan atau vitrifikasi. Secara teknis jenis keramik ini mempunyai kualitas tinggi dan bagus, disamping mempunyai daya tarik tersendiri karena keindahan dan kelembutan khas porselin. Juga bahannya sangat peka dan cemerlang terhadap warna-warna glasir.
  4. Keramik Baru (New Ceramic)
    A
    dalah keramik yang secara teknis, diproses untuk keperluan teknologi tinggi seperti peralatan mobil, listrik, konstruksi, komputer, cerobong pesawat, kristal optik, keramik metal, keramik multi lapis, keramik multi fungsi, komposit keramik, silikon, bioceramic, dan keramik magnit. Sifat khas dari material jenis keramik ini disesuaikan dengan keperluan yang bersifat teknis seperti tahan benturan, tahan gesek, tahan panas, tahan karat, tahan suhu kejut seperti isolator, bahan pelapis dan komponen teknis lainnya.
Mengenal Kualitas Sebuah Produk Keramik Berbagai Merek.

Penampakan warna keramik hanyalah sebuah warna dari tanah liat yang dijadikan sebagai bahan baju dasar. Jadi salah jika kitaberanggapan body yang berwarna putih lebih kuat dibandingkan yang berwarna merah. Untuk mengukur kualitas sebuah keramik adalah dari kekuatan,kerapatan dan kesempurnaan pada saat prose pembuatan. 

Perbedaaan Warna dan Ukuran


Kualitas produk keramik yang ada tidak selau menghasilkan warna dan ukuran yang sama. Dipasaran Indonesia terkenal adanya istilah KW 1, KW2 dan  KW3 yang menunjukkan tingkat keseragaman ukuran dan warna dari keramik yang dihasilkan. Keberagaman keramik yang dihasilkan dipengaruhi banyak faktor pada saat pembuatan dan proses pembakaran.


  • Keramik KW 1 : adalah keramik dengan kualitas terbaik yang bercirikan sudut – sudut yang siku dengan selisih ukuran antar keramik < 1 mm. Jika dipasang akan terlihat rapi.

  • Keramik KW 2 : adalah keramik kualitas nomor dua yang bercirikan sudut keramik yang tidak presisi dengan selisih ukuran antar keramik antara 1 sampai 2 mm. 

  • Keramik KW 3 : adalah keramik nomor tiga yang mempunyai selisih ukuran sampai 3 mm antar keramik.

Perbedaan Sifat Keramik Berdasarkan Kemampuan Kerapatannya.


Tingkat penyerapan dan kerapatan keramik mempunyai korelasi yang kuat. Kadar kerapatan keramik didapatkan dari pengaturan temperature pada saat proses pembakaran. Dengan kerapatan keramik yang cenderung tinggi,kemampuan keramik menyerap air dari keramik akan semakin kecil. 

  • Jenis keramik dengan kemampuan menyerap air lebih dari 7 %  tidak tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrim sehingga cocok dipasang diruangan tertutup saja.
  • Jenis keramik dengan kemampuan menyerap air antara 3 – 7 %  walaupun tahan  terhadap perubahan cuaca tetapi hanya cocok untuk ruangan.
  • Jenis keramik dengan kemampuan menyerap air antara 0.5 – 3 % tidak mampu bertahan terhadap hujan dan panas terik matahari dann dapat digunakan di dalam maupun luar ruangan. 
  • Jenis keramik dengan kemampuan menyerap air kurang dari 0.5 % sangant sesuai untuk dipasang di luar karena mempunyai daya tahan yang tinggi baik dari terpaan hujan maupun sengatan panas matahari.


Jenis Keramik Yang Berkembang Dipasaran Sesuai Dengan Kebutuhan Masyarakat yakni :berbagai jenis dan macam keramik sesuai kebutuhan
  1. Keramik Biasa
    Jenis keramik seperti ini amat mudah ditemukan di pasaran, karena diproduksi memang jauh lebih tinggi jika dibanding dengan keramik jenis lain. Bahkan bisa ditemukan di toko bangunan kecil sekalipun. Untuk ukuran>> Keramik Biasa ini cukup beragam, mulai dari ukuran 30 cm persegi sampai dengan 80 cm persegi. Ada juga yang berukuran memanjang, salah satunya seperti keramik ukuran 15 cm X 30 cm.

  2. Keramik Teraso
    Keramik jenis ini termasuk yang paling digemari, bahkan dari era 70’an. Keramik teraso juga disukai oleh masyarakat yang menginginkan penampilan etnik dan tradisional. Ukuran yang ada dipasaran cukup beragam mulai dari keramik berukuran 20 x 20 cm sampat dengan ukuran 60 x 60 cm. Biasanya jenis ini sering kita temui di rumah makan, cafe bahkan villa yang ber-arsitektur tradisional, mediteranian atau bahkan klasik.

  3. Keramik Granit Alam
    Biasa digunakan oleh masyarakat dari kalangan menengah sampai kalangan atas. Dari segi keindahannya memang cukup baik untuk membuat rumah Anda tampil lebih asri. Sebab jenis keramik ini termasuk hasil tambang dari alam dan tentunya dalam hal harga adalah termasuk yang paling mahal jika dibandingkan dengan jenis lain. Saat ini banyak kita jumpai keramik granit alam digunakan pada rumah-rumah mewah dan masjid masjid besar. Menggunakan keramik ini menciptakan suasana yang Elegan. Ukuran Keramik jenis ini, berbeda dengan dulu, sekarang ini ukuran ukuran keramik  sudah sangat bervariatif. Dahulu tegel keramik berukuran tidak besar, yaitu paling kecil ukuran 11x11 cm dan yang paling besar berukuran 20x20 cm. Ketebalannya relatif tipis karena harus imbang dengan luasnya. Misalnya tegel ukuran11x11 cm ketebalannya hanya 5 mm sedangkan pada ukuran 20x20 berkisar 7 mm.
    Ukuran tegel saat ini lebih luas dan semakin tebal. Ada yang berukuran 40x40 cm.45x25 cm, 60x30 cm dengan ketebalan yang mendekati atau berkisar 10 mm. Dapat dibayangkan jika tegel itu jenis granite dengan ukuran besar, maka pengerjaan pasti akan lebih sulit dibandingkan memotong tegel berukuran kecil karena lebih tipis. 

    Namun perekat tegelpun semakin baik sehingga tegel-tegel besar itu dipasang pada dinding maka tidak kuatir jatuh terlepas atau melorot. Sama halnya dengan tegel lantai dimana dahulu pada awalnya tegel lantai yang dapat dibuat oleh para pabrikan adalah ukuran 30x30 paling besar. Tetapi kini maka ukuran tegel dapat dibuat lebih luas dan lebih besar lagi (sampai lebih dari 120x120 cm) dan sudah pasti lebih lebih berat juga. Tetapi masalah berat pada tegel lantai tidak menjadi masalah karena akan dipasang pada lantai.

  4. Keramik Homogeneous Tile
    Keramik jenis ini sering disebut granite tile adalah  material bangunan penutup lantai dan dinding yang terbuat dari bahan-bahan seperti tanah liat, silika, dan kaolin yang dicampur menjadi satu sehingga homogen. Karena itu pada potongan material homogenous tile ini hanya nampak satu material saja yang sama dari permukaan atas sampai permukaan bawah, tidak seperti keramik tile yang akan terlihat 2 lapisan pada potongan materialnya yaitu bagian tanah liatnya dan lapisan glazur pada permukaan atasnya. Kemudian material homogenous tile dibakar dengan suhu tinggi sampai 1200’C sehingga menghasilkan material dengan kekuatan yang tinggi.Di pasaran jenis keramik ini umumnya dengan ukuran besar sesuai trend saat ini. Seperti ukuran 40 x 40 cm, 60 x 60 cm, bahkan ada sampai berukuran 100 x 100 cm.

Tips Pemilihan Jenis Keramik Paling Sesuai Dengan Kebutuhan Rumah :
  1. Dinding dan lantai ruang eksterior
    Pilih jenis keramik yang tahan perubahan cuaca, yakni memiliki daya serap air yang rendah dan pada umumnya permukaannya berglasur atau berpola. Pada area licin, lebih baik menggunakan keramik yang permukaannya antiselip (tidak mengkilap). Ubin jenis porselen ada kemungkinan cocok untuk area ini.

  2. Lantai pada area publik
    Tipe ubin keramik yang dibutuhkan adalah yang berglasur atau tidak berglasur yang memiliki derajat kekerasan tinggi, juga tahan terhadap abrasi dan cairan atau zat kimia. Untuk ubin yang mengkilap (glossy), perlu dilihat kualitas glasur dan kilapnya. Apabila kualitas glasurnya rendah, kilapnya akan cepat hilang mengingat banyak orang yang lalu-lalang menginjak lantai di area tersebut.

  3. Lantai interior rumah
    Pemasangan keramik lantai ruangan di dalam rumah tidak membutuhkan jenis keramik dengan kekuatan superior. Sebab, beban yang diterima lantai juga tidak terlalu berat dan tingkat mobilitas penghuninya tak terlalu padat.

  4. Kamar mandi
    Keramik lantai pada kamar mandi biasanya berukuran kecil dan berwarna terang. Hal ini untuk memunculkan kesan lapang pada kamar mandi yang umumnya tak terlalu luas. Jenis keramik yang dipilih adalah keramik berglasur dan bertekstur sehingga tidak licin pada waktu basah dan mudah dibersihkan. Keramik dinding juga lazim dipakai untuk kamar mandi. Jenisnya adalah keramik dinding berglasur, kilap yang tahan terhadap bahan-bahan kimia, serta mudah dibersihkan.

  5. Area sekitar pintu masuk rumah
    Inilah bagian rumah yang memiliki beban paling berat. Diperlukan jenis keramik lantai yang kuat, padat, dan tebal agar mudah dibersihkan mengingat kotoran dari luar rumah sering terbawa masuk. Keramik lantai yang glossy atau semi-glossy bisa jadi pilihan.

  6. Lantai anak tangga
    Disarankan memilih keramik yang bermotif, bertekstur, dan tidak licin. Bisa juga dipilih aksesori keramik lantai yang memang khusus untuk dipasang pada anak tangga, yang bernama bullnose dan stepnose, yang bisa menimbulkan efek antiselip.

  7. Dapur
    Di ruangan ini keramik menghiasi dinding dan lantai. Dibutuhkan keramik lantai yang tahan terhadap cairan pewarna, asam-basa, dan lemak, sehingga ceceran bahan masakan yang jatuh ke lantai dapat dengan mudah dibersihkan. Untuk keramik dinding, disarankan yang berglasur dan glossy, serta memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu tinggi, percikan lemak, juga asam dan basa.


EmoticonEmoticon